Tuesday, March 24, 2009

BAB VI



Barangsiapa yang tiba lebih awal di medan perang dan menunggu musuh yang kan datang akan segar saat berperang.
Barangsiapa yang datang belakangan dan tergesa-gesa akan kehabisan tenaga saat samapai di medan perang.
Dengan demikian, seorang petarung yang handal berusaha memaksakan kehendaknya pada musuh, namun tidak membiarkan musuh memaksakan kehendak mereka padanya.
Dengan tetap mempertahankan keuntungan yang dimilikinya, dia bisa membuat musuh datang sesuai dengan yang dia inginkan, atau dengan melakukan sesuatu, dia bisa menjadikan musuh tidak bisa datang mendekat.


kita akan menang bila memahami dengan benar tujuan, waktu dan tempat peperangan..

is this the right time to come out?
lets see..



Facing a New World




lulus itu bukan menyelesaikan masalah, tapi hanya menutup suatu permasalahan dan membuka lagi yang lain.. (quote from zams)

Friday, November 30, 2007

displin dan hukuman

Cerita Sun Tzu, panglima perang China abad lalu. Ia mendapat tugas dari Kaisar China untuk mendisiplinkan 153 selir kaisar dengan cara baris-berbaris. Tiga selir yang paling dicintai kaisar dijadikan komandan. Ketika diminta untuk berbaris, para selir ini guyon, ithik-ithikan, bahkan ada yang thothok-thothokan.

Melihat kekacauan ini, Sun Tzu membubarkan barisan dan memberi bimbingan kepada ketiga komandan. Latihan baris- berbaris pun dimulai lagi. Yang terjadi bukannya disiplin, melainkan perkelahian.

Menurut Sun Tzu, seseorang melanggar perintah pimpinan karena ia tidak tahu tujuan dari perintah tersebut. Jika tujuan jelas, namun masih terjadi pelanggaran, mungkin instruksinya yang tidak jelas. Jika tujuan dan instruksi jelas, namun pelanggaran masih berlangsung juga, maka pimpinannya yang tidak becus. Pimpinan itulah yang harus diberi sanksi.

Ketiga selir itu melapor kepada kaisar. Kaisar menjelaskan kepada Sun Tzu bahwa ketiga selir itu adalah selir kecintaannya. Sun Tzu berkata, Justru karena itu Baginda harus memberi saya izin untuk menghukum ketiga komandan yang gagal itu. Akhirnya, kepala tiga selir itu dipenggal. Dan sejak saat itu, para selir berdisiplin.

.............................................................................................................................................................................

Pangeran Hamburg mendapat perintah dari Kaisar Jerman memimpin pasukan ke medan perang. Ia mendapat instruksi untuk tidak menyerang lawan.

Pada awalnya, Hamburg patuh terhadap instruksi tersebut. Ketika medan perang kondusif untuk menyerang, Hamburg mengabaikan instruksi kaisar. Ia langsung memimpin penyerangan. Dan ia menang.

Sepanjang perjalanan kembali ke istana, Hamburg dan pasukan yang menang perang itu dielu- elukan rakyat atas keberanian dan kehebatannya. Ia bangga sekalipun telah melanggar aturan.

Kaisar mencatat pelanggaran Hamburg, namun ia berhitung masak-masak. Jika hukuman dilaksanakan saat Hamburg tiba, rakyat yang sedang mengagumi Hamburg dan merayakan kemenangan akan berbalik marah kepada kaisar.

Oleh karena itu, kaisar memutuskan tidak langsung menghukum Hamburg, namun justru memberi penghargaan dengan mengangkatnya sebagai putra mahkota. Keesokan harinya, barulah hukuman dilaksanakan. Ia mendapat hukuman mati.

............................................................................................................................................................................

Konon disiplin bukan sekadar tepat waktu. Ia berdimensi sosial dan kultural.

Seperti telah disebutkan di atas, disiplin dan disiplin itu berbeda-beda. Ada disiplin mati tanpa toleransi dan berorientasi pada hasil seperti yang dilakukan oleh Sun Tzu. Ada disiplin yang according to the book seperti yang dilakukan kaisar terhadap Hamburg. Namun, ada pula disiplin yang kontekstual mengacu pada budaya suatu komunitas yang mengenal toleransi, dilakukan secara bertahap.(Adriani S Soemantri)

taken from james clavell's the art of war sun tzu di rak buku dan artikel "Kelangkaan BBM dan Kemunduran Budaya Disiplin Harus Jadi Suatu Gerakan"(Adriani S Soemantri)


wajib militer dan [ke]wajib[an] militer

Anda sudah dengar usulan wajib militer buat warga negara Indonesia?
Anda yang berada di range usia 18-45 tahun harap bersiap-siap =)
Bagaimana tanggapan anda?



saya mendalami isue ini dalm rangka sedang
mendalami mata kuliah Kewarganegaraan =) hahaha


pendapat dan tanggapan para pakar,tokoh dan para ahli
pendapat pribadi saya
download draft RUU Komponen Cadangan Pertahanan Negara
download draft RUU Komponen Pendukung Pertahanan Negara

Tuesday, November 27, 2007

Ridwan Wicaksono

hahaha. tiba tiba pengen nulis tentang Ridwan Wicaksono adik keduaku (saya adalah kakak pertama di dunia persilatan). Ridwan yang selalu mengikuti jejak kakaknya dalam memilih sekolah.. dari SD Muh Ngupasan-SMP 8-SMA 8 and don't know next..
Keinginan menulis tentang dia berawal dari testi dari bella [adiknya temennya tasya yang juga pacarnya temenku yang juga temennya adekku - hahaha dunia memang sempit]

bL
Posted 08/09/2007 04:54
slamad ya mas, atas terpilihnya adekmu si item epik menjadi ketua osis...
hehehehehe...

hahaha ngeri (hebat) juga dia terpilih menjadi ketua OSIS SMA 8. Dirumah dia sama sekali tidak memperbincangkan dia jadi kandidat. So kita sekeluarga cukup surprise juga ketika dia terpilih mengingat kegiatannya yang udah seabreg dan bikin dia kurus minta ampun (berbanding terbalik dengan kakaknya yang tambunnya minta ampun)

Jadi inget 6 tahun lalu aku terjegal menjadi ketua OSIS mungkin gara-gara jawabanku dalam sebuah interview seleksi dengan pertanyaan :
Apabila Anda adalah ketua OSIS dan pada suatu waktu di luar sekolah bersama teman, tiba-tiba ada gerombolan yang menyerang kalian (karena kalian anak 8) apa yang Anda lakukan (dalam kapasitas sebagai ketua OSIS) ?

aku jawab
Saya (kami) akan membela diri Pak.

dipotong dengan pertanyaan:
Loh, Anda sebagai calon Ketua OSIS tahu bahwa tawuran adalah sebuah pelanggaran sekolah, apalagi menggunakan atribut sekolah. apakah Anda sebagai ketua OSIS juga mau tawuran?

aku jawab lagi:
Pak, dalam kasus ini saya tentu saja ingin jalan diplomasi dan dengan cara yang lebih intelek untuk menyelesaikan masalah, namun bila pihak yang menyerang kami tidak mau tahu dan langsung saja menyerang tanpa ampun apakah kami hanya akan diam saja dipukuli. Beruntung kalau mereka tidak membawa senjata tajam atau mungkin mengambil sebongkah batu untuk meremukkan kepala kami, apa kami tidak boleh membela diri dalam tanda kutip "menyelamatkan diri"? Kalau masalah seragam adalah pelanggaran, saya bisa melepas seragam saya dalam pembelaan diri tersebut dan bertindak sebagai warga sipil. Tentu saja setelah, itu banyak hal yang bisa ditempuh untuk menyelesaikan maslah dan bukan dengan jalan kekerasan (tawuran) tentunya, yang saya lakukan adalah membela diri, bukan karena ingin tawuran. seperti itu saya kira.
jawabku tetap tenang dan sok cool=)

sang interviewer hanya tersenyum dengan sedikit geleng-geleng =)
Hahaha sebenarnya bukan karena itu saya tidak terpilih (hanya pembelaan diri) yang sebenarnya terjadi adalah karena kandidat lain seperti Robbi, Kantan, Herlina, Nandhi dan Narulita adalah orang-orang hebat semuanya. Ya saya merelakan ketua OSIS untuk the rightman for that rightplace. Toh saya sudah cukup puas duduk di jajaran kabinetnya Robbi.

Nah kembali kepada Ridwan, tadi malam bapak dalam sebuah perbincangan makan malam prihatin dengan kondisi Ridwan yang menjadi ketua OSIS di saat sekolah lagi bergejolak dengan kasus indikasi korupsi, demonstrasi, perang komite sekolah dengan pihak sekolah dsb. Bapak merasa kasihan.

Tapi aku berpendapat lain. Dengan adanya masalah tersebut kepemimpinan ridwan dan OSISnya akan diuji yang bila bisa melewatinya dengan baik akan menjadi sebuah pelajaran yang bagus dan akan menjadi pengalaman yang berharga.

Sebenarnya permasalahan di SMA 8 sudah berlangsung lama, namun semakin menghangat dengan adanya Demonstrasi Senin 26-11-07 kemarin yang menurut Ridwan bukan demo hanya FAPD + mogok belajar hahaha.
Oya, FAPD (Forum Aksi Peduli Delayota) adalah produk angkatanku yang ternyata masih bertahan sampai sekarang.

Dampaknya, Ridwan muncul di beberapa TV lokal tadi malam mungkin beberapa media cetak pagi ini karena diwawancarai sebagi Ketua OSIS. (trus kenapa gt? hahaha)

moral:
Karena tidak semua pemimpin mendapatkan permasalahan (case study) yang sama untuk belajar, maksimalkan potensimu ketika menghadapi permasalahan sesulit apapun karena semua itu adalah pelajaran. Kita akan diuji sesuai kemampuan kita dan lagi-lagi..
Lakukan yang terbaik apapun yang sedang kamu lakukan..

Allah has decreed that for every matter there is a better way.
Then when you kill in battle, do it in the best way.
And when you slaughter [an animal] in sacrifice,
do it in best way.
So everyone of you should sharpen his knife,
and let the slaughtered animal die comfortably


ayo semangat wan!

Saya tidak mau membahas terlalu jauh masalah Sekolah SMA 8 ini, buat Anda yang berminat bisa ikuti link berikut:

SOMASI™ dan KORUPSI SEKOLAH

SEKOLAH pun BISA jadi tempat berBISNIS

Balada AS sang (mantan) Guru Sejarah

Semua berawal dari surat

KASEK SMAN 8 TAMPIK TUDINGAN PENYELEWENGAN DANA; Bawasda Bentuk Tim Khusus

Siswa SMA 8 mogok belajar tuntut transparansi dana sekolah

JAM PELAJARAN TERGANGGU ; Siswa SMAN 8 Minta Kejelasan LPJ

Kepala Sekolah tampik tudingan

Tutorial Korupsi di Sekolah


Final -->
TERBUKTI LAKUKAN PELANGGARAN RAPBS ; Kasek dan Bendahara SMAN 8 Dikenai Sanksi

blog update news
http://hendropler.wordpress.com
http://loommy.wordpress.com